Home > iseng, Uncategorized > Mentari Pergi

Mentari Pergi

Mentari kini semakin memudarkan cahayanya untuk bumi
Kilauan emas yang biasa ia pancarkan tak sebenderang dulu
Karna ia paham akan satu hal bahwa tak selamanya bumi itu senang pada kilauan cahaya yang teramat terang
Tapi kini cahya mentari telah berubah untuk menghangatkan bumi bukan lagi untuk memancarkan kilauan yang tak pernah diharapkan
Ke egoisannya telah mengantarkan rasa sakit yang melekat
Tapi semua itu berubah setelah anggrek kecil mengembangkan kelopak bunganya
Indah, indah, dan sangat indah
Semua terpesona akan warnanya, terkagum-kagum pada harumnya
Sampai kapan sang anggrek akan selalu menyebarkan rasa nyaman yang slalu ia berikan
Entah kapan ia akan layu, kesedihan yang mendalam pasti tertanam pada semua apabila ia tlah layu
Pohon, angin, air, sampai mentari akan bersedih bila itu terjadi
Kehangatan mentari akan selalu ada untuk sang anggrek, akan selalu ada untuknya, untuk selamanya
Sampai waktu yang menentukan kapan waktunya mereka untuk berpisah

Categories: iseng, Uncategorized Tags: , ,
  1. February 8, 2010 at 2:53 am

    Mantab…

    Salam kenal dan salam hangat dari komunitas mig33

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s